Home News MotoGP Fabio Di Giannantonio Kembali ke Podium di GP Amerika

Fabio Di Giannantonio Kembali ke Podium di GP Amerika

by
Fabio Di Giannantonio Kembali ke Podium di GP Amerika

Fabio Di Giannantonio kembali menunjukkan performa gemilang di MotoGP dengan meraih podium ketiga dalam balapan GP Amerika yang berlangsung pada Minggu (30/3/2025). Ini adalah momen yang sangat berarti bagi pembalap asal Italia ini, setelah terakhir kali naik podium pada kemenangannya di Qatar 2023. Hasil ini juga memastikan kelangsungan kariernya di kelas utama bersama tim Pertamina Enduro VR46.

Balapan di Austin berlangsung dalam kondisi yang cukup menantang, terutama di awal. Cuaca yang tidak menentu memaksa para pembalap untuk berjuang dalam peralihan antara motor basah dan kering, serta melakukan start ulang. Namun, setelah menemukan ritmenya, Di Giannantonio berhasil mengungguli rekan satu timnya, Franco Morbidelli, yang sebelumnya juga meraih podium di Austin. Ini menandai hat-trick Ducati di podium, sebuah pencapaian yang membanggakan.

Namun, perjalanan Di Giannantonio tidaklah mudah. Ia menghadapi masalah fisik pada lengan kirinya, yang mengalami cedera pada pertengahan tahun lalu dan kembali bermasalah saat tes di Sepang, yang memaksanya untuk absen di pramusim. “Sangat sulit dipercaya. Saya ingin melakukannya, saya telah berjuang sepanjang musim dingin dan ingin naik podium bersama tim ini,” ungkapnya. “Ini adalah tim yang fantastis dan grup yang luar biasa. Saya kelelahan dan ingin beristirahat malam ini. Hari ini sangat sulit, kami mendapatkan keuntungan dari kecelakaan Marc Marquez, tetapi balapan memang seperti itu. Perasaan saya sudah kembali, dan ‘Diggia’ sudah kembali!”

Di Giannantonio juga menjelaskan tantangan yang dihadapinya di awal balapan. “Itu adalah awal yang gila untuk balapan, karena kami tidak tahu apakah itu hujan atau kering. Saat itu hujan tetapi aspal benar-benar kering, jadi sangat sulit. Saya start dari barisan depan, jadi saya harus melihat apa yang dilakukan Marc dan Alex. Ketika saya melihat Marc mengganti motor, saya pun mengganti motor saya, karena pada akhirnya Anda harus berada di posisi yang sama dengan para pesaing,” jelasnya.

Setelah melewati beberapa kesulitan, ia akhirnya dapat beradaptasi dengan kondisi balapan. “Kami melakukan balapan dalam kondisi kering. Itu sulit, terutama di awal, karena ada beberapa titik genangan air dan sangat sulit untuk mendapatkan ritme. Itulah mengapa saya sedikit kesulitan dan tertinggal,” tambahnya.

Di akhir balapan, meski merasa lebih baik dari sebelumnya, Di Giannantonio mengakui bahwa kelelahan menjadi tantangan tersendiri. “Saya sudah mati, karena setelah lap ketujuh lengan kiri saya mengucapkan selamat tinggal. Saya mengimbangi semuanya dengan bagian tubuh saya yang lain. Saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik, terima kasih kepada tim.”

Dengan hasil ini, Di Giannantonio meninggalkan Austin dengan peringkat kelima di klasemen sementara, mengumpulkan 44 poin dan hanya tertinggal 11 poin dari Morbidelli. Performa yang mengesankan ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai rintangan, semangat dan dedikasi Di Giannantonio tidak pernah pudar. Penggemar MotoGP di Indonesia tentu berharap untuk melihat lebih banyak lagi aksi menawan dari pembalap berbakat ini di balapan selanjutnya.

Related Articles

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.