Bos Ducati, Davide Tardozzi, baru-baru ini mengungkapkan penyebab kecelakaan yang dialami Marc Marquez di tikungan keempat saat balapan di Circuit of The Americas. Insiden tersebut mengakhiri balapan Marquez lebih cepat dari yang diharapkan.
Setelah terjatuh, Marquez segera mencoba kembali ke motornya, namun sayangnya kerusakan yang dialaminya terlalu parah untuk melanjutkan lomba. Dalam wawancara pasca-balapan, Tardozzi menjelaskan, “Ya, dia meminta maaf kepada tim. Namun, dia terlalu banyak memotong tikungan dan menyentuh bagian yang agak basah.”
Marquez, yang kehilangan posisi teratas kepada saudaranya, Alex, setelah pensiun di lintasan ikonik Austin, mengakui kesalahannya. Ia mengungkapkan, “Kami melakukan hal tersulit di saat yang paling mudah dalam balapan. Ketika saya mengendalikan jarak, saya terlalu banyak memotong kerb di Tikungan 5 dan kehilangan bagian depan. Itu benar-benar kesalahan saya.”
Meskipun kecewa, Marquez mencoba melihat sisi positif dari situasi tersebut. Ia menambahkan, “Maaf kepada tim, saya hanya bisa mengatakan ini. Hal positif bagi kami adalah kami setara di kejuaraan, satu poin di belakang Alex, jadi kami memulai kembali kejuaraan.”
Juara MotoGP enam kali ini juga menjelaskan lebih lanjut tentang kecelakaan tersebut. “Saya sudah memotong beberapa lap sebelumnya, jadi saya terlalu optimistis. Saya berkonsentrasi penuh, meski tidak memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Saya hanya mengendarai motor, memperhatikan titik-titik pengereman yang sulit, seperti di Tikungan 12.”
Marquez merasa cukup aman di sisa lintasan, namun sayangnya, kesalahan tersebut menyebabkan ia kehilangan 25 poin berharga. “Kami harus terus melaju dengan cara yang sama dan mempertahankan kecepatan yang sama karena saya merasa cepat di mana-mana. Sekarang, besok adalah minggu yang baru.”
Ia menekankan pentingnya suasana positif dalam tim, “Kami akan memiliki atmosfer yang baik dalam keluarga, dalam latihan, karena kami berada di urutan pertama dan kedua dalam kejuaraan. Kami memiliki margin yang kami gunakan dengan cara terburuk, tetapi saat ini, kami masih berada di sana dalam kejuaraan.”
Dengan semangat yang tinggi, Marquez dan timnya berharap bisa bangkit dan kembali bersaing di balapan selanjutnya. Penggemar MotoGP di Indonesia tentu berharap untuk menyaksikan aksi spektakuler dari Marquez di kejuaraan yang akan datang.