Jorge Martin, pembalap Aprilia, baru saja menyelesaikan tes medis pertamanya dengan hasil positif dan berharap dapat kembali berlaga di MotoGP Qatar. Setelah menjalani proses pemulihan yang cukup panjang, Martin kini siap untuk kembali ke lintasan.
Pada Selasa pagi, pemeriksaan medis dilakukan oleh Dr. Xavier Mir dan tim bedah yang menangani cedera yang dialami Martin pada 25 Februari lalu. Dalam pemeriksaan ini, Dr. Mir mengungkapkan bahwa kondisi fraktur skafoid, radius, dan piramida di tangan kiri Martin menunjukkan perkembangan yang baik. “Pemeriksaan klinis dan radiologis menunjukkan bahwa Jorge dapat memulai tahap baru dalam pemulihan fungsionalnya. Dia berencana untuk pergi ke Qatar dan merasakan kembali sensasi balapan, tentunya setelah melewati kontrol medis MotoGP,” jelas Dr. Mir kepada Motorsport.com.
Dengan hasil yang memuaskan, Martin kini diizinkan untuk meningkatkan intensitas latihannya, terutama dalam latihan kardiovaskular dan bersepeda. Ia pun bersiap untuk terbang ke Doha pekan depan, dengan harapan bisa melakukan debut bersama tim barunya di Grand Prix Qatar, yang merupakan putaran keempat dari kalender MotoGP 2025.
Namun, sebelum berangkat ke Qatar, Martin harus memastikan bahwa pemulihannya berjalan lancar. Jika perlu, ia akan menjalani pemeriksaan medis terakhir di Klinik Dexeus sebelum keberangkatan. Setibanya di Qatar, Martin akan menjalani evaluasi medis lagi di Sirkuit Losail yang akan dilakukan oleh Direktur Medis MotoGP, Angel Charte. Hanya Charte yang memiliki wewenang untuk memberikan izin resmi bagi Martin untuk berpartisipasi dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) yang dijadwalkan pada hari Jumat.
Martin juga membagikan momen latihannya di Instagram, menunjukkan dirinya berlatih dengan sepeda di Andorra setelah mendapatkan hasil positif dari pemeriksaan medis.
Sebagai pengingat, Martin mengalami cedera serius pada hari pertama tes pramusim di Sepang saat mengendarai motor Aprilia, yang mengakibatkan patah tulang di tangan kanannya. Ia harus menjalani operasi pada 7 Februari untuk memperbaiki cederanya. Setelah mengalami pemulihan yang baik, Martin dinyatakan layak untuk berkompetisi di Grand Prix Thailand. Namun, sebelum keberangkatan, ia mengalami insiden saat berlatih dengan supermotard di sebuah lintasan karting di Lleida, yang menyebabkan tiga patah tulang di tangan kirinya dan memaksanya menjalani operasi kedua dalam waktu kurang dari tiga pekan.
Dengan kontrak dua tahun yang ditandatangani bersama Aprilia pada Juni tahun lalu, Martin belum sempat melakukan debut balapan resmi di atas motor pabrikan yang berbasis di Noale tersebut. Kini, semua mata tertuju padanya untuk melihat apakah ia dapat kembali ke lintasan dan bersaing di MotoGP Qatar. Penggemar MotoGP di Indonesia pastinya tak sabar menantikan aksinya!